Demi melanjutkan kinerja pariwisata Indonesia-Singapura yang lebih baik di tahun 2025, Singapore Tourism Board (STB), Garuda Indonesia, dan Changi Airport Group (CAG) resmi menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Cooperation (MOC) tripartit selama satu tahun, pada Selasa (11/2/25), di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta.
MOC yang ditandatangani oleh Terrence Voon, Executive Director, Southeast Asia STB, Naufal Aflah, Corporate & Channel Group Head Garuda Indonesia, dan Peh Ke-Wei, Vice President of Market Development CAG tersebut merupakan kolaborasi perdana antara ketiga pihak, yang diwujudkan demi bisa terus meningkatkan konektivitas dan promosi pariwisata dua antara kedua negara.
Inisiatif utama dari kerja sama ini meliputi kampanye yang ditargetkan, upaya pemasaran bersama, dan penawaran perjalanan baru seperti paket "Fly-Cruise" ke Singapura. Garuda Indonesia sendiri akan mengoperasikan total 55 penerbangan mingguan dari Indonesia ke Singapura 14 kali lebih banyak dari total 41 penerbangan mingguan di sepanjang tahun 2024.
"Kemitraan ini memperluas upaya Garuda dalam memberikan layanan penumpang yang unggul, khususnya bagi mereka yang ingin menikmati Singapura, sebagai salah satu destinasi paling populer yang dikunjungi oleh wisatawan Indonesia," ungkap Ade R Susardi, Commercial Director, Garuda Indonesia, dalam keterangan pers.
"Dengan kolaborasi ini, kami juga berharap dapat menarik calon wisatawan internasional untuk menjelajahi beragam destinasi eksotis Indonesia, yang terhubung dari Bandara Changi, salah satu hub global, ke kota-kota besar di Indonesia melalui jaringan luas kami dari Singapura dan rute-rute domestik," lanjutnya.
Terrence Voon, Executive Director, Southeast Asia STB, menuturkan: "Indonesia menunjukkan kinerja yang baik sebagai pasar sumber wisatawan pada tahun 2024 dan berpotensi untuk terus bertumbuh di tahun 2025. Kemitraan tripartit perdana ini mencerminkan pentingnya pariwisata dan konektivitas udara antara kedua negara, serta komitmen kami untuk berkolaborasi demi manfaat bersama."
Gelombang Pariwisata Indonesia-Singapura
Indonesia merupakan pasar sumber wisatawan terbesar kedua secara global, dan terbesar di Asia Tenggara, bagi Singapura pada tahun 2024. STB mencatat, terdapat peningkatan 8% jumlah wisatawan Indonesia yang masuk ke Singapura, dari 2,3 juta wisatawan (2023) menjadi 2,49 juta.
Data STB turut menunjukkan, dari Januari hingga September 2024, angka penerimaan pariwisata wisatawan Indonesia mencapai SGD 2,13 miliar, tidak termasuk Sightseeing, Entertainment, dan Gaming. Spending terbesar wisatawan Indonesia di Singapura berasal dari aktivitas berbelanja, diikuti akomodasi serta pembelian makanan & minuman (F&B).
Peluncuran dan pembaharuan berbagai atraksi wisata, MICE (Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions), hingga wahana cruise (kapal pesiar) yang ditawarkan Singapura pada tahun 2024, merupakan beberapa faktor yang meningkatkan daya tarik berkunjung wisatawan tanah air ke Negeri Singa, baik sebagai destinasi berlibur maupun keperluan bisnis.
Sepanjang tahun 2024, misalnya, STB juga telah meningkatkan kehadiran Singapura di tengah masyarakat Indonesia melalui kampanye "Made in Singapore" dan kemitraan strategis dengan pemain industri seperti Traveloka, Pakuwon Group, CapitaLand, GDP Venture, APKRINDO, dan ASTINDO. STB juga baru saja meresmikan kemitraan strategis perdana dengan Gojek pada Januari 2025 ini.
Agar lebih dapat memperkuat posisi Singapura sebagai destinasi yang nyaman dan menarik, STB juga akan menjangkau segmen baru pada tahun 2025. Mulai dari membuka pintu sport-tourism untuk komunitas olahraga, hingga terus mempertahankan posisi Singapura sebagai destinasi ramah Muslim.
Kolaborasi STB, Garuda, dan CAG juga ditandai dengan perluasan akses menuju Singapura dari kota-kota di luar Jakarta, yang didukung pembukaan rute baru dari Padang (Sumatera Barat) dan Kertajati (Jawa Barat) oleh maskapai Garuda Indonesia.
Dalam waktu dekat, wisatawan Indonesia juga dapat menikmati aktraksi terbaru persembahan STB di tahun 2025. Seperti halnya, menantikan Illumination's Minion Land di Universal Studios Singapore (dibuka pada 14 Februari 2025), Singapore Oceanarium yang inovatif (dibuka pada tahun 2025), dan kapal pesiar Disney Adventure dari Disney Cruise Line yang banyak dinantikan (mulai berlayar pada 15 Desember 2025).
Semua upaya yang dilakukan STB tahun ini ditujukan agar setiap wisatawan first-timer maupun berpengalaman asal Indonesia dapat menikmati Singapura bersama orang-orang terdekat di sepanjang tahun 2025 secara lebih optimal.
(cxo/cxo)